Sustainable coffee in multiple variations.

Dipanggang dengan hati-hati, diseduh dengan tujuan – kopi berkelanjutan untuk masa depan lebih cerah

Kopi memiliki kisah panjang dan kaya di Indonesia, kembali ke awal abad 18 ketika Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) pertama memperkenalkan kopi ke negaranya. Jawa secarar khusus dikenal sebagai penghasil biji Arabica dan Robusta berkualitas tinggi, yang dihargai karena rasa dan aromanya yang unik. Gerakan kopi lokal gelombang ketiga yang menekankan pada kualitas dan pengerjaan kopi menuai popularitas beberapa tahun ini. Gerakan ini membawa pertumbuhan jumlah kedai dan pemanggang kopi spesialti, banyak di antaranya dijalankan oleh pemuda yang memiliki ketertarikan pada kopi.

Salah satu dampak gerakan ini yaitu tersedianya kesempatan baru bagi anak muda untuk menjalankan usaha dan mengembangkan kreativitas. Dengan membukan kedai kopi sendiri atau bekerja sebagai barista, anak-anak muda mampu menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya selagi berkontribusi pada pertumbuhan industri kopi spesialti di Indonesia. Terlebih lagi, gerakan kopi gelombang ketiga telah membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya produksi kopi yang berkelanjutan dan etis. Banyak kedai dan pemanggang kopi gelombang tiga di Indonesia memperoleh biji mereka langsung dari petani berskala kecil dan membayarnya dengan harga yang adil, yang artinya mendukung komunitas lokal dan praktik-praktik ramah lingkungan.

Experimenting with various types of coffee from around indonesia
Sustainable coffee
Coffee beans to make Yabbiekayu's home blend

Di Yabbiekayu Restaurant, kami sangat berhati-hati memilih sumber kopi dari pemasok yang sadar lingkungan dan sosial, seperti Mas Kris dari @psl.kofienti, yang bekerja langsung dengan petani lokal untuk menghasilkan biji kopi yang ditanam secara alamai tanpa pupuk sintetis. Ini tidak hanya memastikan kopi kami baik bagi lingkungan, namun juga memberikan manfaat ekonomi pada petani, seperti petani di Dusun Babadan yang telah mampu mendapatkan penghasilan sampingan dari menjual biji kopi sejak mereka mulai menanam pada 2012.

Sebelum tahun itu, tujuan utama dari mendukung diri mereka sendiri ialah melalui budidaya sayuran. Namun, pasca Erupsi Merapi 2010, komunitas ini sangat terdampak, mendorong implementasi inisiatif reboisasi yang juga mencakup pengenalan bibit kopi. Baru pada saat itulah mereka mulai menanam kopi.

Good coffee brewed with love in Yogyakarta region
Dengan menawarkan banyak jenis kopi, termasuk Kopi Tubruk tadisional, yang merupakan gaya kopi populer di Jawa, kami berharap untuk menghormati kekayaan sejarah dan signifikansi budaya kopi di wilayah ini. Serta dengan House Blend terbaru yang terbuat dari biji yang kami peroleh dari beberapa perkebunan di Jawa, kami bertujuan untuk menghadirkan pengalaman minum kopi yang lezat dan bertanggung jawab secara sosial kepada para pelanggan kami.