Banyak pelanggan dan teman kami bertanya bagaimana cara kami mengelola sampah kami.

Jawaban pertama kami adalah berusaha sekuat tenaga untuk TIDAK nyampah terlebih dahulu, terutama sampah yang sulit terurai seperti plastik.

Sebagian besar sampah plastik berakhir di Tempat Pembuangan Akhir, dan sulit untuk dipilah atau diolah. Sayangnya banyak dari mereka berakhir di laut, menghancurkan ekosistem perairan yang rapuh.

Sampah plastik tidak dapat terurai, melainkan akan hancur menjadi milyaran partikel mikroplastik yang mencemari tanah kita, mengalir ke sungai dan saluran air, hingga berakhir di lautan. Mikroplastik ini mencemari air minum kita, masuk ke rantai makanan dan mencemari sumber makanan kita, meracuni tubuh dan lingkungan kita.

Dunia menghasilkan hampir 400 juta ton sampah plastik setiap tahun. Tanpa tindakan segera, ini akan terus meningkat setiap tahun hingga dunia tertutup plastik.

Kita harus bertindak sekarang untuk mengurangi limbah yang kita hasilkan, dan agar efektif kita harus melakukannya bersama.

Berikut adalah hal yang dapat Kita lakukan untuk mengurangi produksi sampah dalam kehidupan sehari hari:

Hindari penggunaan plastik sekali pakai dan sebaliknya gunakan bahan yang secara alami dapat terurai dan kembali dengan aman dan mudah ke lingkungan.

Kami menggunakan botol kaca yang dapat digunakan ulang untuk air minum filter bagi tamu bungalow dan restauran

Kami menggunakan kemasan berbahan alami untuk mengemas makanan agar dapat dibawa pulang oleh para tamu

 

Gunakan produk pembersih tidak berbahaya berbahan kimia rendah yang terbuat dari bahan alami.

Kami menggunakan sikat dan spon pencuci piring berbahan serat coco dan loofah.

Beberapa contoh bahan alami yang kami gunakan sebagai campuran cairan pembersih: cuka, air, jeruk nipis, dan minyak zaitun

Tanam sebanyak mungkin buah dan sayuran Kita sendiri dengan metode pertanian alami non kimia. Ini menghindari pengemasan, pengangkutan energi dan mengurangi jejak karbon Kita, sementara Kita juga mendapat manfaat dari makanan segar yang lebih enak dan kaya nutrisi untuk meningkatkan kesehatan Kita.

Pak Pri mengantarkan panen kecil kami hari itu: pepaya, terong, dan sirsak

Kurangi konsumsi listrik dan gunakan hanya sebanyak yang Kita butuhkan. Beli lampu dan peralatan hemat energi, dan gunakan hanya saat Kita membutuhkannya. Di mana pun kamu dapat memilih, pilihlah untuk tinggal di ruang yang lebih terbuka dan bernuansa alami, berventilasi maksimal dengan kipas untuk pendingin dan tanaman sebagai filter udara, daripada memilih tinggal di ruang minim ventilasi tanpa pergantian udara segar, dan bergantung pada penggunaan AC. Untuk aplikasi sederhana seperti lampu, mengapa tidak menggunakan lampu di rumah Kita dengan seperlunya, desain agar rumah kita bebas dari padam listrik dengan memasang lampu cadangan yang ditenagai panel surya, dan alihkan sumber listrik Kita dari energi tak terbarukan bertenaga batu bara dan diesel ke sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Beranda restauran kami yang berhias lampu tenaga surya

Bungalow kami dilengkapi dengan fasilitas penerangan dan isi ulang baterai ponsel  bertenaga surya

Ada banyak hal sederhana lainnya yang bisa kita lakukan.

Negara-negara di seluruh dunia telah mencoba mengelola sampah plastik mereka melalui banyak proses, hal itu sulit dan hampir tidak mungkin dilakukan. Dan dari seluruh proses itu hingga sekarang, hanya kurang dari 10% plastik yang sudah didaur ulang. Jadi, jangan bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan masalah ini, saat kita bisa membuat perbedaan yang nyata bersama sama.

Mari kurangi penggunaan plastik sekali pakai, hemat energi, dan jadikan dunia tempat yang lebih baik.